Aceh Tamiang — Ahad, 1 Februari 2026
Sebagai respon atas dampak banjir bandang yang melanda kawasan pinggiran Sungai Aceh Tamiang, Yayasan Islam Tanmia melaksanakan program pembangunan dua unit sumur bor di Kampung Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Ahad, 1 Februari 2026.
Banjir bandang yang terjadi sebelumnya menyebabkan sumber-sumber air bersih warga tercemar, rusak, dan tidak lagi layak digunakan. Sebagian sumur warga tertimbun material lumpur dan pasir, sementara aliran air yang biasa dimanfaatkan menjadi terbatas dan tidak stabil.
Kondisi ini membuat masyarakat Kampung Sekumur mengalami kesulitan serius dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari, termasuk minum, memasak, dan ibadah.
Melihat kondisi tersebut, Yayasan Islam Tanmia mengambil langkah nyata dengan membangun dua sumur bor sebagai solusi jangka panjang agar masyarakat memiliki akses air bersih yang lebih aman, higienis, dan berkelanjutan, khususnya bagi warga yang bermukim di wilayah pinggiran sungai.
Program ini merupakan bagian dari ikhtiar kemanusiaan dan wakaf produktif Yayasan Islam Tanmia dalam mendukung pemulihan pascabencana serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat terdampak.
*Keutamaan Membangun Sumur dan Sedekah Air*
Dalam ajaran Islam, sedekah air memiliki kedudukan yang sangat mulia. Rasulullah ﷺ bersabda:
أَفْضَلُ الصَّدَقَةِ سَقْيُ الْمَاءِ
“Sedekah yang paling utama adalah memberi minum (air).”
(HR. Ahmad)
Ketika Sa‘ad bin ‘Ubadah radhiyallahu ‘anhu bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang sedekah terbaik untuk ibunya yang telah wafat, beliau bersabda:
احْفِرُوا لَهَا بِئْرًا
“Galilah sumur untuknya.”
(HR. Abu Dawud)
Sedekah air termasuk amal jariyah yang pahalanya terus mengalir, sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:
إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ…
“Apabila manusia meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali dari tiga perkara: sedekah jariyah…”
(HR. Muslim)

Yayasan Islam Tanmia berharap pembangunan dua sumur bor ini dapat menjadi solusi nyata pascabencana, meringankan beban masyarakat, serta mengembalikan akses air bersih yang layak bagi warga Kampung Sekumur.

Terima kasih kepada para donatur dan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Semoga setiap tetes air yang mengalir menjadi pahala yang tidak terputus, serta membawa keberkahan, keselamatan, dan kebaikan bagi semua pihak.
Reportase : Iqbal Subhan Nugraha
Aceh Tamiang, Ahad, 01 Februari 2026