3000 Porsi Makanan Dalam Satu Pekan Untuk Warga Sekumur, Lubuk Sidup dan Desa Banai

Sekumur adalah salah satu wilayah di Tamiang Hulu yang terkena dampak banjir bandang cukup parah, hanya beberapa rumah dari 300 unit rumah yang masih bertahan dari terjangan banjir dahsyat itu, namun rumah yang masih bertahan itu pun kondisinya sangat memprihatinkan, yang lebih sulitnya lagi sumur-sumur mereka tidak dapat mereka gunakan lagi karena di dalam sumur-sumur itu tercium aroma gas sehingga tidak ada seorangpun yang sanggup membersihkan sumur mereka yang sudah tertutup lumpur, setiap mereka masuk ke dalam sumur mereka sulit bernapas dan badan mereka terasa lemas sehingga mereka segera keluar dan tidak mampu membersihkannya.

Masih banyak warga yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian meski sudah lebih 2 bulan dari awal terjadinya bencana banjir bandang tersebut, mereka bertahan di samping tumpukan kayu-kayu besar yang dibawa oleh air bah, kondisi mereka masih sangat sulit karena sawah dan ladang mereka juga ikut hancur terbenam lumpur, sehingga mereka tidak dapat berkerja mencari nafkah untuk keluarga mereka.

Desa Lubuk sidup Aceh Tamiang juga mengalami hal serupa betapa sulit dibayangkan rumah masyarakat yang berjumlah ratusan unit tersebut hanya 3 unit saja yang tersisa, jembatan penghubung desa mereka dengan desa sebelah juga putus namun sungguh ajaib Allah menyelamatkan masjid mereka meski daerah mereka terendam banjir hingga 7 meter, masjid masih berdiri kokoh tidak ada kerusakan yang berarti, Allah taala memperlihatkan kepada manusia bahwa jalan selamat itu adalah masjid Allah, rumah Allah.
Alhamdulillah kami dapat bersilaturahmi dengan penduduk kedua daerah bersebut, berbincang dengan mereka, membuat dapur umum, menggali sumur serta mendistribusikan sembako, sarung dan kelambu, iqra, juz amma dan pula Al Quran alhamdulillah seluruh masyarakat dapat menikmati hidangan masakan dari yayasan Tanmia, kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat tak lupa mereka juga berterima kasih kepada para donatur yang telah peduli, mendukung serta memberikan bantuan kepada mereka. Semoga Allah subhanahu wata’ala meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa bencana banjir dan mudah-mudahan Allah memberikan ganjaran yang berlipat ganda kepada para donatur yang telah membantu mereka serta semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini.
Aceh Tamiang — Ahad, 1 Februari 2026




































