Wakaf-Pakaian-4

Hari Pahlawan, Tanmia Foundation Bagikan Wakaf Pakaian Untuk Masyarakat Pedalaman TTS NTT

Wakaf Pakaian

Inisiasi program wakaf pakaian Tanmia Foundation mulai di distribusikan di perkampungan pedalaman Amanuban Timur, So’e Nusa Tenggara Timur pada (9/11/2021).

Tepatnya momentum hari pahlawan 10 November di Musholla Ismail kampung Toi’oh desa Pisan Kec. Amanuban Timur Kab. Timor Tengah Selatan warga sudah menanti-nanti kedatangan para relawan. Jama’ah musholla Ismail kampung Toi’oh memang sekitar belasan saja jumlahnya dan kampung tersebut berada di tengah-tengah mayoritas kristen. Namun demikian hubungan persaudaraan dan kekeluargaan terjalin harmonis dengan adanya kegiatan pembagian wakaf pakaian dan masih adanya juga hubungan tali darah keluarga untuk saling hidup menghargai satu sama lain.

Cikal bakal berdirinya musholla tersebut didirikan pada 2020 belum lama ini. Musholla Ismail namanya dinisbatkan kepada tokoh adat/orang tua yang pertama kali memeluk agama islam (Ismail Nomleni) di kampung tersebut. Jasanya sudah tak lagi sedikit hingga namanya terucap bak pahlawan yang sarat dengan pengorbanan dan perjuangan mengokohkan berdirinya musholla pertama di perkampungan tersebut. Beratnya jalan perintis tanpa tanda jasa dan jauh dari riuh tepuk tangan penghargaan.

Perjalanan letih dan terjal selama 2 jam dari Kota So’e menuju lokasi menjadi hilang seketika warga menyambutnya dengan untaian senyum dan rasa bahagia yang membuncah menerimanya dengan suasana hati lapang.

Giat kebaikan dan kepedulian masyarakat di perkotaan untuk mengumpulkan pakaian ibarat menggenggam benih yang siap disemai. Ada sebanyak 4 ton pakaian yang sudah siap didistribusikan ke titik-titik lokasi perkampungan. Berharap jalinan ukhuwah semakin kuat dibalik niat ikhlas bersama senyum tulus yang sederhana apa adanya.

“Langkah program ini dilakukan karena bagian kepedulian dan tanggung jawab sosial sebagai seorang muslim terhadap saudaranya,” kata Ustadz Zul salah seorang da’i asli setempat pada Tanmia.

Ia mengatakan, kondisi masyarakat di perkampungan tak dipungkiri masih banyak kesulitan dan berbagi wakaf pakaian adalah salah satu bagian solusi memenuhi kebutuhan pokok yang masih mampu diupayakan secara ringan dan kekeluargaan.

“Saya mewakili seluruh jama’ah mengucapkan terimakasih banyak kepada Tanmia Foundation atas program kepedulianya dan partisipasinya mendukung da’wah kami di pedalaman nusantara”, papar Ust Zulkifli Banfatin bersama
Ust Rustam Nomleni di lokasi.

“Kalau ada pakaian yang hendak dibagikan ke masyarakat secara kekeluargaan maka kami akan menerima dengan senang hati dan kami akan antarkan ke lokasi dengan pendekatan kekeluargaan dan penuh inisiatif,” pungkasnya.

Ali Azmi
Relawan tanmia

wakaf panel tenaga surya untuk belajar5

Penyerahan Solar Cell Untuk Pembina Muallaf Pamona Timur Poso Sulawesi Tengah

wakaf panel surya

Tanmia Foundation mendistribusikan bantuan sollar cell (pembangkit listrik tenaga surya) di beberapa titik pedalaman Sulawesi Tengah, salah satunya kepada Ustadzah Hamidah, salah seorang Pembina Muallaf di Pamona Timur Kabupaten Poso pada ( 7/11/2021).

Giat rangkaian dakwah kegiatan Ustadzah Hamidah adalah salah satu seorang tenaga honorer KUA Desa Magapu Kecamatan Pamona Timur Kabupaten Poso yang bertugas membina para muallaf di wilayah tersebut.

Perlu diketahui Taripa adalah ibukota kecamatan Pamona Timur yang bisa ditempuh sejauh akses jalur trans Sulawesi sepanjang 90 KM dari ibukota Poso dan untuk mencapai Magapu harus menambah perjalanan sekitar 18 KM lagi. Dan ini adalah salah satu kecamatan paling timur Kabupaten Poso yang berbatasan dengan Kabupaten Morowali.

Saat ini Ustadzah Hamidah dibantu sang suami Muhammad Albert Palandu yang juga seorang muallaf, kini membina para muallaf yang ada di Desa Kamba, Desa Magapu , dan desa lainya yang berdekatan di Kecamatan Pamona Timur.

wakaf panel tenaga surya

Meskipun kedatangan para relawan tidak sampai di lokasi kediamannya, kini Hanidah bersama keluarganya tinggal di rumahnya yang sederhana beratap rumbia dinding papan dan terletak di ujung Desa Kamba, aksesnya memang membuat kesulitan untuk jalur aliran listrik. Untuk aktivitas rutin selama ini adalah kegiatan pembinaan para muallaf seperti tuntutan sholat dan ibadah sehari-hari, belajar baca Al Quran dan pengajian rutin diadakan di rumah ala kadarnya.

wakap panel tenaga surya pedalaman

“Kami sangat bersyukur dan mengucapkan banyak terimakasih atas kepedulianya para segenap muhsinin Tanmia Foundation yang telah memberikan amanahnya sampai ditangan kami, rasa haru bahagia bergetar semoga Allah membalas kebaikan para dermawan dan semua yang terlibat dalam amal kebaikan ini”, terang Ustadzah Hamidah pada relawan di lokasi.

wakaf panel tenaga surya untuk belajar

Usai para relawan meninggalkan lokasi seperangkat paket instalasi panel Solar Cell akan segera dilakukan pemasangan di rumah Ustazah Hamidah yang berjarak 18 KM dari ibukota kecamatan, sehingga nantinya akan memudahkan dalam proses kegiatan dakwah dan membina para Muallaf di Kecamatan Pamona Timur.

wakaf panel tenaga surya untuk belajar

Ali Azmi relawan
Relawan Tanmia

Sumur Wakaf Dukung Kemajuan Pendidikan Rumah Qur’an Darur Ruhama Pulau Sabuntan Madura

Proses pembangunan wakaf sumur Tanmia Foundation di Pesantren Rumah Qur’an Darur Ruhama Pulau Sabuntan Madura telah selesai pada ( 18/10/2021 ).

Sarana sumur yang dibangun nantinya untuk mencukupi kebutuhan air bersih rumah tangga pesantren baik santri maupun para pengasuh. Mengingat kondisi kepulauan tidak bisa dijamin tersedianya air bersih yang cukup baik saat musim hujan maupun musim kering.

Sumur Wakaf

Rintisan pesantren yang baru berdiri awal tahun 2021 ini tepatnya berada di Desa Sabuntan Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep saat ini baru dapat menampung 40 santri dari berbagai wilayah pedalaman Pulau Sabuntan.

Besar harapan setelah adanya rumah Qur’an tingkat kesadaran dan kepedulian masyarakat semakin mendukung proses pendidikan berbasis Qur’an yang sedang berjalan.

Sumur Wakaf 5

“Berangkat dari niat mulia untuk memajukan syi’ar pendidikan berbasis Al-Qur’an di wilayah pedalaman kepulauan inilah semangat tujuan pesantren Darur Ruhama didirikan”, jelas H. Siliwangi selaku pendiri saat dihubungi Tanmia.

Kendala yang dihadapi sebelum adanya pesantren ialah sulitnya anak-anak untuk menempuh sekolah yang berada di seberang pulau yang berlainan dengan jarak berjam-jam perjalanannya. Begitu juga terkadang cuaca musim yang tak menentu menjadi hal yang harus dihadapi biasanya.

Sumur Wakaf 2

“Kebersamaan membangun rumah Qur’an berbasis pesantren menjadi bagian solusi untuk kemajuan pendidikan anak-anak disini. Alhamdulillah merasa sangat bahagia dengan kondisi santri santri yg sedikit demi sedikit sesuai dgn harapan”, pungkas H Siliwangi.

 

Ali Azmi
Relawan Tanmia

Wakaf Buku Referensi Keberkahan Untuk Guru Ngaji Di Pedalaman Tana Toraja

wakaf buku toraja

Program wakaf buku referensi untuk da’i pedalaman dari Tanmia Foundation diterima oleh para pegiat dakwah di Sulawesi Selatan, salah satunya Ustadz Daeng Palimbong pada (10/10/2021).

Ustadz Daeng Palimbong akrab dipanggilnya, memang sudah puluhan tahun berprofesi sebagai guru ngaji kampung. Hari-hari yang sederhana menjadi jiwa yang sudah terpatri dalam keseharianya. Hingga sampai saat ini pun masih aktif dengan rutinitas mengajar dari dusun kampung ke kampung lainya khususnya di pedalaman Sulawesi khususnya di perkampungan pegunungan Tana Toraja Sulawesi Selatan.

Tanmia Foundation mengirimkan paket wakaf buku referensi yang berisi beberapa jenis referensi penting untuk bekal para juru dakwah seperti kumpulan hadist shahih, tuntunan fikih dan ibadah, aqidah dan muamalah dan materi penting lainya yang sangat penting dan aplikatif menunjang kegiatan para da’i.

wakaf buku toraja 5

Kegiatan wakaf buku referensi untuk da’i pedalaman menjadi serius untuk diprioritaskan untuk menunjang kemajuan literasi meskipun dunia digital sangat mudah diakses dan sudah merebak dimana-mana. Namun tidak begitu demikian adanya kemudahan dan kemajuan digitalisasi tersebut belum merata karena masih ada saja di sebagian daerah belum terbangun infrastruktur yang memadai dan jaringan pun belum terjangkau. Apalagi dalam sisi dunia dakwah masih sangat luas terbentang lahan yang masih belum terjamah dan menanti para pegiat dakwah untuk terjun membimbing dan menemani ummat.

Adanya kegiatan saling merajut jalinan dakwah sekecil apapun menjadi hal konkrit yang diharapkan dapat membangun perbaikan ummat ditengah-tengah keringnya pondasi agama dan syariat di masyarakat masa kini.

Keberkahan terjun dakwah ke medan nyata, seperti halnya kegiatan mengajar dari kampung ke kampung lainya adalah sebuah estafet bersemainya generasi untuk memajukan daerah demi kejayaan ummat untuk izzul islam walmuslimin. Hal demikian pun yang tidak bisa dilakukan salah satu pihak saja, namun harus didukung berbagai pihak sehingga menjadi satu bagian utuh bak kesatuan tubuh yang selalu empati dan saling peduli merasakan satu sama lain.
Kegiatan keseharian mengajar ngaji di dusun perkampungan memang sangatlah sederhana jauh dari hiruk pikuk tepuk tangan apresiasi penghargaan. Tapi bagi sebagian yang lain sudah menjadi niat yg ikhlas dan ghirah untuk memajukan kampung dari sisi aspek akhlak dan agama yang notabene menjadi pondasi fundamental paling utama harus dibangun.

wakaf buku toraja 3

“Alhamdulillah, sangat bersyukur dengan kepedulian wakaf buku referensi da’i dari Tanmia Foundation semoga siapapun yang berserikat kebaikan dalam hal ini mendapatkan jariyah sebanyak-banyaknya untuk memajukan da’i bersama ummat,” terang Ust Daeng Palimbong menghubungi pihak Tanmia.

Ia menambahkan dengan adanya wakaf buku referensi ini, juga menjadi solusi yang terkendala akan belajar melalui online, karena dalam belajar dari kampung ke kampung lainya ini, dapat lebih leluasa tanpa ketergantungan dengan listrik dan jaringan sehingga sangat praktis dan memudahkan sesuai kebutuhan masyarakat yang sederhana saja tanpa yang rumit.

Ali Azmi
Relawan Tanmia

Kunjungan Silaturahmi Buka Ladang Beramal Lewat Pendidikan Generasi

Ladang Beramal

Dengan semangat untuk terus menjalin hubungan baik antara lembaga pendidikan pesantren, jajaran pengurus Tanmia Foundation mengadakan kunjungan silaturahmi bersama segenap pengurus Madrasah Ibtidaiyah Al-Kayyis dan Pesantren Ar-Rabwah Cabang Kejajar Dieng Wonosobo pada ( 1/10/2021).

Madrasah Ibtidaiyah Al-Kayyis dan Pesantren Ar-Rabwah keduanya merupakan lembaga yang menyelenggarakan pendidikan mulai dari tingkat dasar dan jenjang SMP-SMA berbasis Tahfidzul Qur’an dengan sistem pesantren.

Untuk program dasar, Madrasah Ibtidaiyah Al-Kayyis menerapkan kurikulum terpadu baik dari Diknas maupun Depag dari awal mula berdirinya dengan jumlah peserta didik hari ini sebanyak 120 siswa. Sedangkan untuk program pesantren Ar-Rabwah lebih menitikberatkan pada program berbasis Tahfidzul Qur’an dengan PKBM dengan jumlah santri sekarang sebanyak 60 santri dari berbagai kota di Indonesia baik putra maupun putri.

Ladang Beramal 2

Kendati acara berlangsung secara sederhana, para jajaran pengurus kedua lembaga saling berbagi ilmu dan pengalaman mengalir begitu adanya. Hadir dalam acara tersebut, H Sugeng selaku pengurus Madrasah Ibtidaiyah Al-Kayyis dan Ust Nur Rofiq selaku pengurus Pesantren Ar-Rabwah.

“Berawal dari melihat keprihatinan pendidikan anak-anak muslim pinggiran kota dan menjaga keimanan mereka sejak dini, inilah niat dan tekad bulat untuk kami mendirikan pendidikan generasi”, terang H. Sugeng mengutarakan isi maksud latar belakang cerita isi hatinya dalam pertemuan itu.

Sementara selama ini formasi jajaran staf pengajar pendidik terdiri dari berbagai dari berbagai alumni baik pesantren maupun perguruan tinggi negeri maupun swasta yang sudah berjalan sampai 3 angkatan.

Ladang Beramal 3

Selain acara silaturahim, dalam kesempatan ini pihak Yayasan Tanmia Foundation juga mensosialisasikan pentingnya sinergi lembaga pendidikan dengan proses persiapan kaderisasi da’i untuk menyiapkan SDM yang unggul dan berkualitas demi tahapan meningkatkan kualitas pendidikan disetiap levelnya.

Dengan adanya pertemuan silaturahmi tersebut diharapkan saling menguatkan satu sama lain dan terciptanya program pendidikan yang lebih baik dimasa mendatang khususnya di Wonosobo.

“Dengan ruh keikhlasan dan kesungguhan dalam mendidik anak-anak semoga nantinya lahir para generasi penerus yang berjiwa da’i sebagai pemimpin yang berkualitas di masa depan”, lanjut H. Sugeng dengan pengharapanya sembari menerima bingkisan buku sebagai tanda mata jalinan silaturahmi dari Tanmia Foundation.

Ladang Beramal 4

Ia juga menambahkan, semoga bisa mengambil hikmah dari pertemuan silaturahmi ini, karena banyak berkah dan mengurai berbagai setiap kesulitan masalah sehingga tidaklah ada yang sia-sia. Inilah manfaatnya silaturahmi dengan harapan menjadi momentum untuk bangkitnya pembentukan kaderisasi generasi.

Sampai kondisi apapun dan kapan pun, proses penyelenggaraan pendidikan tetap menjadi ladang amal yang terus berjalan dengan segala resiko dan proses perjuangan lika-liku di dalamnya.

Ali Azmi
Relawan Tanmia

Tanmia Foundation : Mengajar TPQ Di Pelosok Adalah Bentuk Khidmat Pengabdian Kepada Ummat

TPQ al Qomar

Mengajar di TPQ adalah salah satu bentuk khidmat pengabdian pada ummat dan masyarakat terlebih di pelosok-pelosok dusun pedesaan. Disinilah awal perintisan TPQ Al-Qomar 1 Kalitengah, Kecamatan Purwanegara , Banjarnegara didirikan sejak 2013.

Bersama dengan rombongan setempat safari dakwah Tanmia Foundation menginjakkan jejak kaki di lereng perbukitan Dusun Gunung Tugel Kalitengah Banjarnegara Jawa Tengah pada ( 29/9/2021).

Kawasan perbukitan terjal yang dominan dijadikan lokasi tambang galian C termasuk dalam prioritas mengembangkan dakwah dan pendidikan berbasis TPQ.

TPQ al Qomar 2

Pada kunjungan ke lokasi TPQ Al-Qomar 1, salah satu agendanya ialah melihat bagaimana situasi dan kondisi perkembangan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) menjadi salah satu tempat atau sarana untuk menanamkan pendidikan agama islam untuk anak-anak pedesaan.

TPQ adalah ladang amal pengabdian yang menjadi sumber ilmu agama harus ditanamkan atau diajarkan kepada anak sejak dini selain mengenalkan Al-qur’an juga diiringi tuntunan adab, akidah dan akhlak serta fiqih tuntunan ibadah sehari-hari.

Antusias para santri TPQ Al-Qomar membuat para pengajar tertarik dalam memberikan pengajaran seperti bermain dan belajar. Ada beberapa TPQ yang sekarang sudah berdiri di mushola dusun-dusun. Namun dibalik itu semua masih banyak tantangan dan kendala yang dihadapi oleh anak-anak dan para pengajar. Selain jalanan medan yang sulit juga jarak yang cukup jauh satu sama lainya belum lagi faktor ekonomi masyarakat setempat. Kendati demikian kelangsungan TPQ tetap berjalan meskipun minimnya dukungan fasilitas baik secara langsung maupun tidak langsung. Inilah yang menjadi bagian penting yang harus diperhatikan dan menjadi tanggungjawab yang harus dipikul bersama-sama oleh ummat dan para pegiat dakwah lainya.

“Selama beberapa tahun berjalan anak-anak TPQ disini tidak hanya belajar membaca dan menyimak, tapi diisi juga dengan beberapa materi dinniyah”, jelas Ust Yudi yang sudah terjun bertahun-tahun mengajar di Gunung Tugel.

TPQ al Qomar 3

Selain itu, beberapa TPQ akhirnya dapat berdiri dimasing-masing mushola dusun sekalipun ala kadarnya dengan menempatkan para pengajar santri pengabdian pesantren yang dijadwal keliling dari satu tempat ke tempat lainya. Selain kegiatan TPQ kegiatan bakti sosial pun masih diadakan untuk memberikan semangat dan menguatkan ukhuwah antar warga masyarakat dan para walisantri TPQ.

“Pemberian kegiatan bakti sosial juga diselingi pemberian hadiah bagi anak-anak yang berprestasi dengan tujuan agar para santri dan orang tuanya dapat menumbuhkan semangatnya dalam belajar mengaji”, tambah Ust Yudi.

Ia juga menjelaskan, tidak hanya kepada anak santri yang berprestasi saja, melainkan kepada seluruh santri juga mendapatkan bingkisan agar tidak terjadi rasa iri kepada temannya, tetapi pada bingkisan untuk dibagikan keseluruhan berbeda dengan bingkisan yang berprestasi.”tutup Yudi

Keberadaan TPQ Al-Qomar mempunyai peran yang sangat penting dalam membentuk mental pribadi anak dan suasana lingkungan yang lebih baik serta menciptakan generasi qur’ani yang lebih baik. Hingga saat ini TPQ Al-Qomar mempunyai kurang lebih 250 santri yang terdiri dari anak-anak berbagi mushola dusun.

Kegiatan pengabdian lewat program TPQ adalah salah satu bentuk syi’ar dakwah dan khidmat kepada ummat yang sederhana namun benar-benar sangat bermanfaat dirasakan keberadaanya.

Ali Azmi
Relawan Tanmia

Perkuat Sinergi Dakwah, Tanmia Foundation Silaturahmi Ke Al-Qomar Center Balai Dakwah Banjarnegara

Sinergi Dakwah 2

Jajaran pengurus yayasan Tanmia Foundation, melakukan kunjungan silaturahmi kepada segenap pengurus Balai Dakwah Banjarnegara di pusat gedung Al-Qomar Center pada ( 30/09/2021).

Agenda silaturahmi ini merupakan bagian pertemuan penting antar kedua lembaga yang masing-masing yang memiliki concern dalam bidang dakwah dan pendidikan. Silaturahmi sederhana yang ini diharapkan dapat saling menguatkan dan bersinergi keduanya dalam ruang lingkup dakwah dan pendidikan khususnya pengembangan kemajuan di daerah-daerah pelosok.

“Balai Dakwah Banjarnegara selain pusat pengembangan dakwah lokal juga tengah mengembangkan sistem pendidikan entrepreneur berbasis santri, yang dinamakan Santri Farm yang baru-baru ini akan segera diluncurkan ujar Ustadz Junianto selaku bagian pengurus Balai Dakwah dalam sesi muqaddimahnya menerima kunjungan jajaran tamu rombongan Tanmia Foundation.

“Kita sudah saatnya sepakat untuk saling bersinergi untuk mendukung satu sama lain. Semoga jalinan Silaturahmi ini membawa kebaikan dan hasil yang positif untuk pengembangan dakwah dan pendidikan di daerah,” terang Ust Bukhari Abdul Mu’id dalam sambutan pengantar acara silaturahmi tersebut.

Sinergi Dakwah

Acara pun dilanjutkan dengan kunjungan ke Joglo TPQ Al-Qomar 7 yang sedang dalam tahap finishing pembangunan. Tempat yang akan difungsikan sebagai kegiatan berbasis masyarakat dan akan menjadi bagian tempat dimana kegiatan pembinaan dan pendidikan TPQ juga majelis taklim diadakan.

Melalui pertemuan silaturahmi antar kedua lembaga ini diharapkan menjadi inspirasi dan menambah semangat kepada rekan-rekan sekalian dalam berkhidmat mengabdi kepada umat Insya Allah, segenap pengurus Yayasan Tanmia juga menyerahkan buku kenangan-kenangan kepada para da’i setempat sebagai penghormatan dan tanda mata terimakasih atas hasil program positif yang sudah berjalan,” pungkas Ust Rofiq dalam sesi pamit penutup silaturahmi tersebut.

Ali Azmi
Relawan Tanmia

wakaf sumur 4

Sumur Wakaf Tanmia Foundation, Melayani Kebutuhan Air Masyarakat Desa Sekom Kepulauan Sula Maluku Utara

wakaf sumur 5

Giat misi wakaf pengeboran sumur Tanmia Foundation untuk Masjid Baabussalam desa Sekom Sulabesi Selatan Kepulauan Sula rampung pada ( 8/09/2021 ).

Sebelum adanya sumur bor warga hanya menampung air hujan seadanya di bak penampungan dan mengandalkan aliran dari sumber mata air, yang kadang sewaktu-waktu bisa tersendat ataupun keruh tidak menentu.

Warga masyarakat yang menggunakan keperluan masjid untuk berjamaah shalat dan berkumpul untuk rutin mengadakan majelis taklim sudah bisa terbantu dari kendala klasik tentang kendala air bersih.

“Kini jamaah dan masyarakat desa Sekom bisa kapan saja memanfaatkan air tanpa harus menunggu debit air banyak dan jernih termasuk keperluan mengambil air untuk konsumsi”, jelas Kisman Duwila Kades Sekom yang turut hadir dalam acara penyerahan Sumur Wakaf Tanmia di lokasi.

Kisman menambahkan, atas nama masyarakat setempat sangat berterima kasih pada Tanmia Foundation dan segenap muhsinin atas partisipasi dan perhatiannya dalam rangka misi wakaf sumur bor untuk masjid yang sudah diberikan. Sejak tahun 1999 berdiri Masjid Baabussalam merupakan salah satu pusat berkumpulnya kegiatan keagamaan di Dusun 2 Desa Sekom yang memang sudah sekian lama belum banyak tersentuh perhatian.

Dengan adanya fasilitas yang ada diharapkan dapat membantu pelayanan terutama kegiatan TPQ dan majelis taklim ibu-ibu serta berjalannya kemakmuran masjid lebih baik.

“Nantinya bila ada tamu yang datang dari kota bisa menjadi tempat singgah untuk melepas penat dengan segarnya memakai air sumur untuk wudhu dan keperluan MCK nantinya. Alhamdulillah, semoga Allah berikan sebaik-baiknya pahala jariyah bagi yang beramal untuk masjid Baabussalam Dusun Dua Desa Sekom ini, tutup Kisman Duwila mengakhiri teleponnya saat dihubungi via seluler.

Ali Azmi
Relawan Tanmia

 

Sumur Wakaf Untuk Pesantren dan Masyarakat Dellap Jatisari Situbondo Jawa Timur

Pondok Pesantren Baiturrahmah Dellap Jatisari, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menerima program wakaf air bersih sumur bor dari Tanmia Foundation.

Penyerahan wakaf sumur untuk pesantren berlangsung setelah proses pengerjaan penge boran sumur di lokasi selesai di komplek pesantren, Selasa (31/8/2021).

Penyerahan program wakaf sumur air bersih dari Tanmia Foundation meliputi proses pengeboran sumur dangkal, instalasi pipanisasi, mesin pompa summersible dan penampungan air.

Sasaran pemanfaatan wakaf sumur harus dirasakan langsung oleh para santri dan warga pesantren sebagai bagian penting pencerahan ummat dan masyarakat sehingga wakaf sumur bagi mereka yang membutuhkan merupakan bagian dari wujud kepedulian sosial. Air adalah hajat semua kebutuhan dasar bagi siapapun terlebih lembaga pendidikan pesantren yang beroperasi 24 jam maka harus terpenuhi.

Kali ini sumur bor untuk komplek putri pesantren Baiturrahmah memiliki kedalaman 20 meter dengan debit air yang cukup bagus untuk memenuhi tambahan kebutuhan air pesantren. Ini adalah sumber mata air sumur kedua, setelah sumur yang pertama kalinya adalah sumur gali yang digali sejak awal berdirinya pesantren.

Jumlah seluruh santri saat ini berjumlah 80 mulai dari tingkat tsanawiyah dan aliyah yang notabene berasal dari masyarakat setempat dan berbagai kepulauan Madura dan Bali. Di masa pandemi sebagian santri masih ada yang menetap bagi yang berasal dari jauh dan adapula yang pulang pergi bagi yang berasal dari lingkungan sekitar dan dekat.

“Alhamdulilah dengan pembangunan wakaf sumur bor, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan air untuk kegiatan warga pesantren sehari-hari agar bisa maksimal karena kadang musim kemarau seperti sekarang ini kadang kekurangan air,” ungkap Kyai Jufri pimpinan pesantren di lokasi.

Masyarakat sekitar pun nantinya turut menikmati air bersih bila musim kemarau paceklik tiba juga pada musim hujan misalnya, saat air dari saluran sungai pegunungan keruh dan tidak layak dikonsumsi, masyarakat bisa ramai-ramai mengambil air di sumur bor tersebut. “Bila nanti ada masyarakat ada yang butuh, tinggal bawa jerigen air saja ke sini, ambil untuk dipakai keperluan konsumsi sehari-hari,” pungkasnya.

Ali Azmi
Relawan Tanmia

 

wakaf sumur6

Wakaf Tanmia : Alirkan Suplai Air Untuk Joglo TPQ Al-Qomar Banjarnegara Jawa Tengah

wakaf sumur3

Selama belum selesai pembangunan joglo TPQ Al-Qomar kegiatan belajar mengajar dilakukan di rumah-rumah warga. Hari kemerdekaan pun turut menambah kebahagiaan dengan memasuki tahap finishing pembangunan.

Program wakaf sumur Tanmia Foundation pun turut sumbang sih dengan memanfaatkan maksimal debit mata air sumur mushola Al-Ikhlas untuk mensuplai kebutuhan air di TPQ dengan pemasangan instalasi saluran air lengkap dari pompa, saluran pipa hingga penampungan air.

Pemasangan instalasi pipa telah selesai dipasang sepanjang 150 meter dari mata air sumur hingga lokasi TPQ berjalan dengan lancar kendati lokasi berada di semak-semak perbukitan ( 26/08/2021).

Joglo TPQ Al-Qomar terletak di dusun Binorong Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah adalah bentuk wujud program pendidikan yang diselenggarakan untuk anak-anak generasi setempat disamping itu pula menunjang kegiatan pelaksanaan shalat berjamaah yang sudah berjalan di Mushola dan Masjid selama ini.

Yudi selaku pengasuhTPQ mengatakan kebutuhan pemanfaatan air itu sangatlah pokok sekali, selain untuk mencukupi kegiatan jama’ah mushola juga berguna untuk kegiatan TPQ anak-anak sehari-harinya, apalagi di lokasi gedung yang baru bila harus menggali sumber air bisa mencapai puluhan meter dengan biaya yang tidak sedikit melihat lokasinya yang berada diatas perbukitan.

Posisinya sumber mata air di Mushola berada dibawah sedangkan posisi TPQ berada diatas, jaraknya pun tidak berjauhan hanya sekitar 150 meter saja hanya saja kontur lokasinya semak-semak perbukitan.

“Kami sangat bersyukur dengan kepedulian Tanmia Foundation membantu pengadaan instalasi saluran sumber air untuk kelancaran kegiatan TPQ yang sedang proses finishing pembangunan agar segera di tempati dalam waktu dekat segera,” kata Yudi (26/08/2021).

Yudi menambahkan bahwasanya sumber air dari mushola sangat melimpah debit airnya sehingga dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak untuk berbagai kepentingan masyarakat dan yang terpenting adalah untuk kepentingan umum yang jelas pemanfaatannya untuk warga masyarakat.

Dengan adanya saluran dan penampungan air untuk kegiatan Joglo TPQ beserta santri sangat membantu rencana kelancaran program yang sudah berjalan nantinya setiap hari. Kegiatannya pun beragam mulai dari majelis taklim, taman baca dan ruang aula serbaguna untuk pertemuan warga lingkungan.

“Kami sangat bahagia dengan adanya saluran air yang disediakan untuk TPQ sehingga akan membantu tercukupinya air yang sebelumnya belum ada sama sekali, kini telah tercukupi mudah – mudahan semua pihak muhsinin dari Tanmia maupun yang terlibat program penyaluran air tempat TPQ di beri pahala kebaikan yang terus mengalir dari Allah ta’ala Amin,”ucap wali santri yang turut bergotong royong dalam pemasangan.

Ali Azmi
Relawan Tanmia

 

Wakaf Iqra

Paket Wakaf Tanmia Dukung Kemajuan Pendidikan dan Dakwah di Morotai Maluku Utara

Wakaf Iqra' Qur'an 2

Wakaf Iqra’ Qur’an dan pakaian untuk Maluku Utara dari Tanmia Foundation dibagikan untuk para siswa -siswi di Mts/MA Jamiatul Khairat Kabupaten Pulau Morotai Maluku Utara pada ( 23/08/2021).

Paket wakaf Tanmia yang terdiri sebanyak 11 colli ini diberangkatkan dari pelabuhan laut Ternate menuju Pelabuhan Daruba Pulau Morotai dengan perjalanan semalam sekitar 12 jam dengan menggunakan kapal laut penumpang.

Adapun rincian wakaf terdiri dari 3 paket wakaf Qur’an dan Iqra’ sejumlah 150 eksemplar, 7 karung pakaian dan 1 paket panel listrik tenaga surya LTSHE ( Lampu Tenaga Surya Hemat Energi ).

“Kami berterima kasih dan akan berusaha membantu kelangsungan pengiriman dengan baik, apalagi ini barang-barang untuk anak-anak sekolah ditempat kami”, ujar Jaja ABK kapal saat dihubungi Tanmia.

Wakaf Iqra' Qur'an 3

Begitu juga menurut Tomo, salah satu staf guru bahwasanya Sekolah Jamiatul Khairat yang berdiri sejak tahun 1991 ini memiliki murid sejumlah 60 siswa yang berasal dari berbagai perkampungan di Morotai Selatan, ditambah lagi dengan keberadaan geografis Pulau Morotai yang berada kawasan pulau terluar dan berbatasan dengan perairan samudera pasifik dibagian utara yang berhadapan dengan Filipina Selatan perlunya banyak dukungan.

“Syukur Alhamdulillah, semangat dan motivasi bagi kami atas program Wakaf Tanmia ini juga diharapkan dalam rangka menunjang majunya proses pendidikan di Morotai yang tengah berlangsung sejak mulai dimekarkan tahun 2008 ini”, ungkap Fahman karabu salah satu pengurus sekolah kepada relawan Tanmia di lokasi.

Wakaf juga akan ditujukan ke TPQ dan lingkungan masyarakat disekitar sekolah sebagai bentuk manfaat adanya sosial dan dakwah di lingkungan sekolah. Keberadaan Kepulauan Morotai sebagai kawasan kepulauan terluar memiliki 30 pulau-pulau kecil yang tersebar dengan ragam keberadaan masyarakat setempat yang lebih banyak bermata pencaharian sebagai nelayan dan aktivitas petani pesisir. Setidaknya dengan banyak didapati gambaran banyaknya keterbatasan di kepulauan mulai dari listrik, jaringan, pendidikan dan da’i menjadi hal pembangunan yang diprioritaskan oleh semua pihak yang berkepentingan.

Kondisi pendemi ini memang masih belum berakhir juga menjadi kesempatan untuk beramal kebaikan bahkan sampai kapan pun menanam kebaikan tidak akan ada batasnya sampai nafas terakhir menghentikan nafas kita.

Ali Azmi
Relawan Tanmia

Wakaf Tenaga Surya & Mushaf Qur’an Terangi Sanggar Qur’an Di Pulau Buru Maluku

wakaf panel listrik tenaga surya2

Tanmia Foundation salurkan wakaf panel Surya lampu tenaga surya hemat energi ( LTSHE ) bersama dengan wakaf mushaf Qur’an dan Iqra’ di Pulau Buru Maluku, tepatnya di Desa Waemorat Kecamatan Batabual Kabupaten Pulau Buru.

Pada Kamis (12/8/2021), secara simbolis paket wakaf diserahkan di lokasi tersebut. Bertempat di masjid Baitunnur kegiatan TPQ Asy-Syahadah sehari-harinya berjalan menjadi pusat belajar mengaji untuk puluhan anak-anak. Tempat ini sebagai sentra pembelajaran Al-Qur’an sejak berdirinya kegiatan TPQ tahun 2013.

“Alhamdulillah, kebahagiaan bercampur air mata haru, bantuan wakaf lampu tenaga surya dan mushaf Al-Qur’an sampai di tempat kami, mudahan ini menjadi jariyah amal shalih bagi para muwakifnya dan sarana ini sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar untuk bisa semangat belajar mengaji, suasana gelapnya mulai terang dengan lampu bahkan gelap butanya huruf Al-Qur’an akan hilang dengan terangnya petunjuk Qur’an yang diajarkan,” terang Ust Rouf, Da’i pedalaman yang merintis kegiatan TPQ Asy-Syahadah Pulau Buru.

wakaf quran dan iqro'

Kegiatan TPQ Asy-Syahadah yang menjadi sentral kegiatan anak-anak belajar mengaji menjadi angin harapan bagi warga masyarakat ke depannya. Kendati kondisi yang ada menuntut untuk lebih tegar dan sabar melewatinya. Sekarang ini akses jalan darat belum sepenuhnya bisa terhubung antar desa kecamatan lainya, hanya menggunakan sampan saja, begitu juga akses lampu listrik yang hanya menyala sekitar 6-7 jam saja di malam hari tentu ini sangat memprihatinkan sehingga dalam pembinaan belum maksimal.

Menurut Ust Rouf, hal demikian bukan menyebabkan kendala dan kurangnya menjadi kita kurang bisa mengembangkan potensi tapi disinilah nilai-nilai perjuangan yang berat harus bisa ditanamkan dan dilewati.

“Kegiatan TPQ Asy-Syahadah menjadi pembinaan terhadap anak-anak dan masyarakat yang menyasar pada siapapun yang berniat untuk mengenal mempelajari khasanah islam. Sehingga dalam prakteknya tidak ada batasan bagi siapapun untuk belajar agama, mulai dari usia dini hingga dewasa dan lansia, kegiatan terbuka bagi yang memiliki niatan belajar”, jelas Ust Rouf pada Tanmia.

“TPQ juga menjadi fungsi Sanggar Qur’an yang nantinya akan terbuka bagi masyarakat sekitar, dari segala jenjang mulai dari anak-anak,. dewasa hingga lansia, akan diterima untuk belajar mengaji disini. Tidak ada kata terlambat untuk belajar agama,” terang Ust Rouf Saniapon”.

Ia menambahkan, bahwa gambaran kegiatan dakwah di Pulau Buru masih banyak pemerataan disamping juga pekerjaan rumah yang harus dibangun dan dikembangkan lebih baik lagi baik aspek fisik dan non fisiknya mengingat geografisnya yang terbilang kawasan terluar dan terasing yang berada di tengah lautan Banda yang dikenal palung kedalamanya sehingga jarang sekali untuk siapapun bertahan didalamnya.

Dukungan dan kolaborasi pun terbuka lebar bagi siapapun untuk ikut andil bahu membahu memberikan sumbang sihnya demi terbangunnya pelita-pelita cahaya Qur’an di penjuru negeri yang sudah ternantikan oleh masyarakat di pedalaman yang semua berorientasi pada kejayaan ummat demi izzul islam walmuslimin.

Ali Azmi
Relawan Tanmia

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku Termasuk orang-orang yang menyerah diri?”       (Q.S. Fushilat : 33)

Mailing form

    Kontak Kami

    Jl. Kranggan Wetan No.11, RT.1/RW.5, Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bks, Jawa Barat 17434

    0852-1510-0250

    info@tanmia.or.id

    × Ahlan, Selamat Datang!