Awal Ajaran Baru, Tanmia Foundation Bagikan Seragam dan Perlengkapan Shalat Pada Keluarga Dhu’afa

Ada beberapa murid di MIN 2 Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur mendapat bantuan seragam dan peralatan shalat dari Tanmia Foundation sejak awal dimulainya tahun ajaran baru sekolah tahun 2022 ini.

Bantuan tersebut langsung diserahkan langsung relawan Tanmia Foundation ke lokasi rumah-rumah para murid MIN 2 Timor Tengah Selatan yang membutuhkan, Ust Zulkifli, dampingi bersama jama’ah Masjid An-Nur OeUe, Rabu ( 20/07/22) di Dusun OeUe Desa Mauleum Amanuban Timur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari kegiatan di lapangan, bantuan seragam dan perlengkapan shalat ini merupakan amanah dari para muhsinin yang menyerahkan langsung lewat Tanmia Foundation yang sudah dari beberapa bulan sebelumnya dihimpun. Mulai dari seragam baru maupun layak pakai dan berbagai alat perlengkapan shalat lainya.

Kebutuhan tiap tahun murid di sebagian besar sekolah di pelosok negeri sangat berbeda-beda akan tetapi seragam sekolah menjadi kebutuhan utama yang kadang sulit di dapat terutama bagi mereka yang masih tergolong dhu’afa, sehingga tanpa harus memakai seragam sekolah yang masih baru-baru yang masih layak pakai pun masih sangat bermanfaat apalagi diberikan seragam secara cuma-cuma gratis dan ditambah alat-alat shalat.

Ustadz Zulkifli bersama salah satu wali murid  yang dihubungi mengatakan, sangat bersyukur bantuan yang diberikan sifatnya cuma-cuma berupa seragam sekolah lengkap, sajadah dan kain sarung.  Sedangkan untuk perempuan ditambah mukena.

Selain tujuannya untuk meringankan beban orangtua murid yang dhu’afa,  bantuan ini juga bisa diharapkan bisa memotivasi para murid dan berbagai pihak agar lebih giat lagi dalam beribadah.

“Kami bersama segenap wali murid akan terus mendoakan para pendukung dakwah dan segenap muhsinin Tanmia Foundation dari berbagai kalangan yang telah mendukung dan mengupayakan agar program ini terlaksana secara kontiniu dan berkesinambungan”, terang Ust Zul. Pihaknya juga berharap agar bantuan ini bisa bermanfaat bagi Santri baru.

Sedangkan M. Anwar Nobisa salah seorang orang tua murid yang mendapat bantuan ini mengaku cukup gembira. Diakuinya, saat anaknya mendaftarkan diri menjadi murid baru, belum ada pakaiannya.  Ia masih memakai pakaian seragam Tsanawiyah/SMP padahal ia sudah tingkat Aliyah/ SMA.

”Kita cukup bahagia bergembira,  selain diberikan seragam juga anaknya diberikan perlengkapan shalat. Alhamdulillah, sangat bersyukur bantuan seperti ini sangat membantu kondisi kami saat ini”, ujarnya.

Ali Azmi
Relawan tanmia

sumur-bor

Keberkahan Yang Mengalir Dari Sumur Mushola Al-Falah Mangaran Situbondo

sumur-bor

Terang malam bulan Dzulqo’dah malam itu sudah bukan purnama lagi tapi terang cahayanya masih terangi suasana anak-anak mengaji di TPQ Al-Falah Mangaran Situbondo. Rintisan TPQ sejak tahun 2000 ini akhirnya menjadi wujud berdirinya bangunan mushola yang berukuran 7×7 meter, Mushola Al-Falah namanya. Tahun 2000 menjadi sejarah tanda terkabulnya permohonan Ust H. Suhairi, lebih dikenal dengan nama pak Haji Suhairi ini, beliau adalah guru kampung yang berada di Desa Mangaran bersama masyarakat setempat membangun mushola tercinta. Jalan berliku bertahun-tahun bukan waktu yang singkat ia harus merintis membuka tempat pengajian untuk anak-anak TPQ yang berada di selasar teras rumahnya lalu perlahan-lahan didirikanlah Mushola agar lebih nyaman dengan peran sumbangsih warga setempat.

Giat wakaf Tanmia Foundation pada bulan Dzulqo’dah 1443 H ini juga telah selesai berpartisipasi dalam program pembuatan sumur bor Mushola Al-Falah yang berada di Dusun Mangaran Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo Jawa Timur pada ( 20/06/2022 ).

sumur-bor

“Alhamdulillah, teriring doa bahagia atas nama para pengurus mushola dan jama’ah pada pihak muhsinin dari Tanmia Foundation sehingga mengalir kebaikan dan keberkahan di setiap langkah hari kita dengan ridho-Nya”, doa syahdu Ust Suhairi mengangkat kedua tangannya.

“Do’a riuh bahagia juga dari perasaan anak-anak kami semua yang hadir disini, semoga amal kebaikan ini semua menjadi penerang jalan yang membawa syafa’at bagi keselamatan dunia dan akhirat kelak”. Lanjutkan doa Ust Suhairi.

sumur-bor

Dari kilas ungkapan cerita hidupnya, tahun 1955 tahun bersejarah juga bagi Ust Suhairi dengan berkesempatan berguru pada Kyai As’ad Syamsul Arifin, Kyai Kharismatik Pesantren Sukorejo Situbondo. Misinya membangun mushola untuk TPQ berawal dari inspirasi gagasan keikhlasan dan perjuangan sosok Kyai As’ad Syamsul Arifin (Situbondo) yang selalu memberi wasiat pesan semangat berjuang keras dan menyempatkan mengajar ngaji dimana pun berada. Suhairi, menceritakan bahwa, Kata Kyai As’ad Syamsul Arifin dengan mengajar santri-santri nantinya akan lahir rindu dan ruh yang menyatu satu sama lainnya karena sama-sama cinta karena Allah yang akan menjalin hubungan tali iman yang kekal baik dunia maupun akhirat.

sumur-bor

Diakhir acara serah terima wakaf sumur tersebut, segenap pengurus TPQ dan warga setempat berharap, kegiatan menyambung kebaikan ini terus dilakukan. Karena menurut Ust Suhairi, bantuan wakaf ini adalah anugerah rezeki yang diberikan oleh Allah, terdapat hak bagi mereka yang membutuhkan.

“Semoga apa yang dilakukan para muwakif melalui Tanmia Foundation ini bernilai ibadah jariyah di sisi Allah Swt dan bagi anak-anak kami bisa dinikmati dan bermanfaat. Karena saya yakin, semulia-mulianya manusia di mata Allah, adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain”. Tutup Ust Suhairi.

 

Ali Azmi
Relawan Tanmia

Sumur TPQ Al-Amin Sumber Kebaikan Generasi dan Sumber Mata Air Warga

Wakaf sumur

Pembangunan sumur serbaguna TPQ Al-Amin di Dusun Asinan Kalibagor Kabupaten Banyumas Jawa Tengah sudah memasuki tahap finishing dan siap untuk dimanfaatkan untuk kegiatan anak-anak mengaji dan kepentingan warga setempat pada ( 6/06/2022 ).

Pembangunan sumur wakaf ini adalah kiat program Tanmia Foundation sebagai bentuk sumbangsih dukungan partisipasi dengan berbagai pihak dalam rangka memajukan dunia pendidikan TPQ juga dalam rangka meningkatkan dakwah syi’ar Al-Qur’an di segenap penjuru tanah air.

Penggalian sumur wakaf

“TPQ Al-Amin berdiri sudah ada sejak 2012 yang memfasilitasi kegiatan mengaji anak-anak sebagai generasi penerus dengan segala dinamika pasang surutnya masih bisa bertahan hingga saat ini”, ujar Ustadz Ibrahim saat menerima proses serah terima sumur wakaf dari Tanmia Foundation.

Misinya untuk membantu mewujudkan anak-anak dan warga setempat dapat belajar Al-Qur’an khususnya menjadi dorongan semangat untuk terus maju melangkah karena kelak akan bergantinya mereka sebagai generasi penerus.

Pemasangan toren air

Pembangunan sumur wakaf serbaguna TPQ Al-Amin nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan kegiatan anak-anak TPQ juga untuk kebutuhan air warga setempat karena sering matinya aliran air dari saluran PDAM bisa berhari-hari. Sumber mata air PDAM yang berasal dari aliran sungai Serayu tidak serta merta langsung lancar untuk memenuhi kebutuhan air warga mengingat banyak faktor lainnya seperti cadangan sumber debit air, kualitas kejernihan air maupun faktor alam lainya seperti banjir dan luapan lumpur yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Segenap warga menyampaikan bahwa dirinya merasa terharu dan berterima kasih karena dengan dibangunnya sumur wakaf ini sangat berguna untuk kebutuhan warga khususnya juga kegiatan yang sangat baik yang nantinya akan bermanfaat bagi pendidikan TPQ khususnya.

Sumur cincin wakaf

“Perihal membangun sarana air atau sarana pendidikan adalah jariyah yang sudah ada keutamaanya dalam ajaran islam dan bagaimana janji balasan kebaikanya sudah Allah tetapkan”, terang Ust Ibrahim yang memberikan tanggapan sambutan pada warga setempat.

Ia menambahkan, dengan adanya TPQ di masyarakat adalah tempat-tempat kebaikan untuk mendidik anak-anak kita dengan membangun benteng akhlaqul karimah dan menjadikan mereka generasi yang qurani di masa depan.

“Sebelumnya saya berterima kasih kepada Tanmia Foundation dan segenap muwakif yang sudah memperhatikan lembaga pendidikan TPQ dan aspirasi warga kami yang juga berusaha membantu mencerdaskan kehidupan bangsa. Mudah-mudahan anak-anak kami, generasi kami bisa menjadi generasi yang islami yang kuat dan tangguh.” Ujar Ustadz Ibrahim dalam penutupnya.

 

Ali Azmi
Relawan tanmia

Wakaf sumur bor

Sumur Untuk Jama’ah Mushola Al-Ikhlas Kroya Cilacap Telah Mengalir

Dua titik sumur bor program wakaf Tanmia Foundation di Kabupaten Cilacap akhirnya dapat segera dimanfaatkan warga dan jama’ah pengajian yang membutuhkan. Kedua sumur tersebut akhirnya dapat selesai di penghujung bulan syawal 1443 H pada (28/05/2022).

Dua titik lokasi tersebut, pertama Mushola Miftahul Jannah yang berada di Dusun Gading Induk dan kedua Mushola Al-Ikhlas yang berada di Dusun Gading Wetan, lokasi keduanya merupakan daerah dusun pemekaran Desa Bajing Kecamatan Kroya Cilacap Jawa Tengah.

Purnomo, selaku pengurus mushola dan majelis pengajian Al-Ikhlas mengaku sejak berdirinya mushola pada tahun 2014 kebutuhan air mushola masih mengandalkan sumur tua milik warga yang berdekatan dengan lokasi tanah wakaf mushola. Memang sejak awal berdiri ada rencana keinginan membuat bak penampungan air namun belum terealisasikan karena terhalang biaya bila harus swadaya masyarakat dengan keterbatasan jama’ahnya.

“Alhamdulillah dengan dibangunnya sumur bor dari Tanmia Foundation ini para warga dapat memanfaatkan untuk berbagai kepentingan ibadah jama’ah dan warga disini, ada sekitar 35 KK yang tinggal di sekitar mushola dan tergabung dalam majelis taklim jama’ah mushola secara rutin,” terang Purnomo.

Kegiatan pembangunan sumur bor ini pun disambut antusias jama’ah beserta warga. Salah satunya jamaah warga bajing, Puji, merasa dirinya bersyukur bahwa musholanya mendapatkan bantuan ini. “Selama ini sangat jarang perhatian ke mushola, saya sangat bersyukur senang sekali mendapatkan kabar bahagia ini. Terima kasih kepada para muhsinin donatur yang telah menyalurkan rezekinya,” pungkasnya.

Ia juga menjelaskan rutinitas kegiatan mushola selain untuk kegiatan ibadah shalat berjamaah adalah kegiatan majelis taklim dan belajar TPQ anak-anak yang diadakan para remaja di Mushola setiap hari usai shalat maghrib.

Wakaf sumur bor

Dalam pantauan yang diterima, usai serah terima kegiatan wakaf sumur di lokasi, giat nilai kegiatan wakaf sumur Tanmia Foundation telah banyak membantu warga terutama dalam pembangunan sarana umum dalam menyediakan air bersih bagi masyarakat melalui sumur bor.

Sekilas wilayah Kroya sebagian besar wilayahnya merupakan daerah persawahan hijau dan lahan pertanian yang hanya terpaut belasan kilometer saja dari muara pantai selatan Jawa. Namun demikian di sebagian titik wilayahnya adalah merupakan kawasan yang rawan terjadinya banjir yang kerap merendam pemukiman warga.

Untuk pengeboran di wilayah Kroya termasuk dalam kategori kedalaman sumur bor dangkal karena kedalaman berkisar dari 15-20 meter sudah mendapatkan sumber mata air yang jernih dan bersih. Semoga sumur yang sudah mengalir menjadi bermanfaat untuk ummat dalam menggapai keberkahan.

Ali Azmi
Relawan tanmia

Bagikan Buku Paket Sekolah, Hadiah Lebaran Untuk Anak-anak Pedalaman

Tanmia Foundation berbagi buku bacaan paket sekolah ke Madrasah Ibtidaiyah An-Nur Buruk
Desa Poco Rutang Kecamatan Lembor Kabupaten Manggarai Barat Provinsi NTT ( 30 April 2022).

Ada puluhan buku paket sekolah yang dibagikan ke para peserta didik menjelang liburan sekolah tiba pada hari raya idul Fitri 1443 H tahun ini. Momen bahagia yang sudah ditunggu-tunggu anak-anak saat Lebaran Idul Fitri menjadi saat membahagiakan berkumpul bersama keluarga dan kerabat besar.

Kendati masa liburan lebaran hari raya bukan berarti semua kegiatan belajar di sekolah terhenti apalagi kewajiban belajar dilupakan. Bagi anak-anak di sekolah pelosok buku bacaan paket sekolah menjadi hal yang menarik bagi anak-anak untuk menemani masa liburan dengan belajar di rumah dan ini sekaligus sebagai hadiah dari puasa Ramadhan mereka tetap bersekolah.

“Alhamdulillaah, kami dari pihak sekolah sangat bersyukur atas bantuan wakaf buku sekolah ini karena sangat bermanfaat untuk membantu anak-anak lebih semangat belajar di Madrasah” terang Arif Rahmad yang sehari-hari menjadi guru madrasah setempat pada Tanmia.

“Program wakaf buku paket dari Tanmia Foundation ini juga dalam rangka turut membantu pengembangan pendidikan anak-anak madrasah di berbagai pelosok pedalaman tanah air sekaligus buku yang diberikan itu diharapkan bermanfaat dan berbagi keceriaan di hari lebaran Idul Fitri 1443 H khususnya di Madrasah Ibtidaiyah An-Nur Buruk Lembor Manggarai Barat NTT. Selain itu diharapkan juga dapat meningkatkan kualitas ilmu dan pengetahuan mereka sebagai anak-anak generasi penerus masa depan.

“Buku ini diharapkan dapat membuat anak-anak lebih semangat belajar dan bangkit menggapai impian cita-citanya, memang sederhana tapi buku paket sekolah ini bisa menjadi hadiah lebaran yang istimewa lain dari biasanya,” ungkap Mansur salah satu da’i yang mengantarkan paket buku.

Kegiatan ini sendiri tak lepas dari peran berbagai peran dan dukungan para muhsinin Tanmia Foundation yang concern dalam hal pendidikan sehingga dapat tersalurkanya paket wakaf buku untuk anak-anak madrasah di pelosok tanah air.

“Inilah bentuk kepedulian akan nasib pendidikan anak-anak di pedalaman sehingga program wakaf buku paket ini harus segera sampai dan bisa dibagikan saat jelang lebaran agar bisa menjadi hadiah mereka saat liburan sekolah,” tutup Mansur.

Ali Azmi
Relawan Tanmia

Haru Meski Bukan Baru, Berbagi Pakaian Lebaran di Pedalaman

Untuk merayakan suasana lebaran Hari Raya Idul Fitri bukanlah sebuah keharusan dengan mengenakan pakaian atau pernak-pernik lainnya mesti harus baru. Meskipun tren berburu baju baru dan peralatan lainnya terutama menjelang lebaran merupakan tradisi turun-temurun yang sudah ada di tanah air sejak lama, karenanya tak heran jika tradisi ini sudah menjadi bagian yang sangat melekat dengan suasana Ramadan dan lebaran.

Kabar bahagia pun bersambut tiba jelang penghujung Ramadhan 1443 H, giat program Tanmia Foundation berbagi kepedulian dan kebahagiaan dengan distribusi berbagi pakaian untuk masyarakat pedalaman tanah air yang membutuhkan.

Tanmia Foundation kembali membagikan paket pakaian kebahagiaan di pelosok kampung Taenoe Desa Haunomaten Kec. Amanuban Timur Kab. TTS-NTT pada ( 27/04/2022).

Ada sebanyak 28 colly karung seberat setengah ton sudah tiba di lokasi dan akan dibagikan ke berbagai titik perkampungan untuk menyemarakkan suasana jelang lebaran di perkampungan dengan pembagian pakaian masih layak pakai.

“Mengingat realita kondisi masyarakat perkampungan di antara kita masih banyak yang tidak bisa membeli baju baru untuk merayakan Lebaran. Maka inisiatif berbagi melalui gerakan ‘Bahagia Berbagi Pakaian dari Tanmia Foundation sangat menyentuh hati masyarakat disini, ada rasa bahagia yang melebarkan senyum kendati berbagi kebahagiaan dengan menyumbangkan pakaian lama layak pakai,” jelas Ust Banfatin , da’i setempat yang mengawal acara pembagian di lokasi, pada Rabu (27/04/2022).

Titik lokasi pembagian diantaranya untuk perkampungan masyarakat di sekitar musholla Al-Umar Kampung Taenoe. Dimana belum genap setahun baru-baru ini Musholla Al-Umar berdiri sebagai satu-satunya mushola untuk warga muslim setempat. Untuk menuju perkampungan musholla tersebut membutuhkan waktu tempuh sekitar 2 jam perjalanan dari OeUe Amanuban Barat dengan melewati jalanan bebatuan hutan semak perbukitan.

Menurut Banfatin, sejak arus pandemi covid-19 melanda baru kali ini suasana semarak ukhuwah membuncah ditengah-tengah masyarakat, serasa melepaskan balas rindu yang sangat lama terpendam dinanti. Lebaran tanpa baju baru bukan hal masalah di pedalaman karena sudah terbiasa justru nilai penting adalah bentuk perhatian sesama kaum muslimin sebagai bentuk merawat ukhuwah dengan berbagi hadiah dan merajut nilai dakwah di pedalaman.

Ketika ada sebagian yang bercerita sedih lebaran kali ini tidak bisa beli pakaian lebaran demikian hal yang sama dirasakan di belahan masyarakat pedalaman sudah hal biasa bertahun-tahun berjalan. Sehingga bila suatu ketika kesedihan itu mulai merasuki hati, perlunya segera mengingat apa saja yang bisa di syukuri. Alhamdulillah banyak nikmat yang ternyata terlewat belum terucap disyukuri sehingga sedih berubah menjadi lebih lapang hati.

“Tanpa ada kabar tiba-tiba paketan pakaian jelang lebaran buat warga tiba di Mushola, ternyata macam-macam isinya dari pakaian anak-anak hingga dewasa ada. Disitu haru pecah air mata kami dan ketika keyakinan bahwa Allah selalu ada untuk kami, banyak sekali kebahagiaan itu datang bertubi-tubi”, tutur sebagian warga setempat yang merasa malu tidak mau disebutkan namanya. Memang hanya ada belasan KK saja pemukiman warga setempat yang muslim mendiami perkampungan tersebut.

Program Tanmia Foundation melalui wakaf pakaian layak pakai adalah sebuah khidmat memfasilitasi masyarakat dan para muhsinin yang ingin menyumbangkan pakaian lama layak pakai, bahkan dalam perjalanan perkembangannya pakaian tersebut bukan pakaian sembarangan alias murahan karena arus masyarakat metropolitan dalam industri fesyen, selalu mengikuti tren terbaru. Adanya mode fesyen yg menampilkan desain yang berbeda setiap tahunnya sehingga memiliki masa pakai lebih singkat.

Tapi kabar baiknya semangat kepedulian dan berbagi sekaligus menyisihkan pakaian lama untuk disumbangkan bagi masyarakat yang membutuhkan menjadi nilai perhatian yang besar efek sosialnya, mampu memberi kemanfaatan dan memberdayakan di daerah lain yang masih membutuhkan. Inisiasi program ini juga sejalan dengan tujuan pelestarian keberlanjutan dimana menumpuknya pakaian warga perkotaan akan memicu limbah pakaian yang mencemari lingkungan.

Tanmia Foundation dalam beberapa tahun terakhir diakumulasikan sudah ada 10 ton lebih sumbangan pakaian lama layak pakai di distribusikan yang juga terkumpul dari berbagai daerah kota besar, Jabodetabek, Surabaya, Solo Raya dan sebagainya.

Ali Azmi
Relawan Tanmia

Wakaf Sumur Sekolah Bantu Recovery Pendidikan di Lereng Semeru

Pasca erupsi Semeru 3 bulan lalu status level III siaga belumlah berangsur berubah. Sampai saat ini dilansir dari data hasil pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang berada di Pos Pantau Gunung Sawur masih sering terjadinya letusan awan panas guguran ( APG) data laporan (14 April 2022).

Proses erupsi yang sudah berjalan 3 bulan terakhir ini juga telah menghentikan sementara aktivitas belajar mengajar di ratusan sekolah di kawasan rawan bencana ( KRB). Bagi sekolah yang rusak berat maupun berada dikawasan zona merah yang semula di tenda darurat tiada pilihan lain selain direlokasikan total ke kawasan pemukiman hunian baru di komplek pusat relokasi tetap di wilayah Penanggal.

Dimasa recovery yang masih terus berlangsung giat program kemanusiaan Tanmia Foundation juga telah melaksanakan serah terima wakaf sumur untuk sekolah TK At-Taqwa Kebun Seket Sumber Mujur pada ( 14/04/2022).

Program tersebut adalah atas inisiasi sinergi kebaikan bersama para mitra muhsinin Global Khairunnisa Indonesia-Kuwait yang sebelumnya juga melakukan giat recovery kemanusiaan di lereng Semeru.

Yanti, sebagai kepala sekolah mengaku sekolahnya sempat tutup sementara selama 1 bulan dan sebagian ruangan sekolah dijadikan tempat pos relawan untuk membantu anak-anak pengungsian darurat bagi warga Curah Kobokan dan Kajar Kuning ( dua daerah ini adalah wilayah terdekat dari puncak pusat erupsi Semeru ).

Letak posisi Sekolah TK At-Taqwa Kebun Seket Sumber Mujur merupakan wilayah yang sebenarnya sangat dekat dengan pusat puncak erupsi tapi masih terhalang dengan adanya posisi bukit kecil sehingga masih dalam jarak dan kondisi aman sampai saat ini. Dengan demikian bisa menjadi area pilihan sekolah darurat sementara yg lebih nyaman. Sebab, di sekolah tenda darurat yang lama kondisinya akan sangat panas dan gerah, karena menggunakan asbes, seng atau atap plastik, serta seluruh siswa yang bercampur overload kapasitas, tinggal dalam satu tenda sehingga sangat tidak nyaman.

“Ya sementara lebih enakan disini, karena kelasnya tidak gabung jadi satu, udaranya juga lebih sejuk, sedangkan di tempat yang sebelumnya gaduh dan berisik karena semua berkumpul dalam satu tenda,” ujar tanggap Ponikan, selaku Pembina Sekolah saat dihubungi (14/4/2022) siang.

Kehadiran para lembaga kemanusiaan dan para relawan telah membantu proses recovery Semeru begitu juga sumbangsih kedermawanan pihak muhsinin donatur, peran dari pemerintahan desa setempat menjadi penentu keberhasilan program pemulihan para penyintas Semeru hingga akhirnya bisa terbangun salah satunya wakaf sumur sebagai sumber air di daerah rawan bencana alam.

“Begitu ada program tawaran pembuatan wakaf sumur untuk menambah sarana air di sekolah, kami rapatkan dengan pihak pembina, guru dan wali murid, yang juga sangat setuju dengan rencana ini,” terang Yanti.

“Alhamdulillah adanya bantuan wakaf sumur ini membantu keberlangsungan kegiatan di Sekolah, karena selama ini sumber air hanya dialirkan dari saluran pipa mata air tanpa ada proses penampungan sama sekali, sehingga ketika saluran terputus atau tersumbat akan mengalami kesusahan”, terang Dhika salah satu staf guru di Sekolah.

Alasan yang melatarbelakangi pembangunan Sekolah TK At-Taqwa ini adalah tentang keprihatinan dan mendesaknya kebutuhan warga dusun Kebun Seket akan adanya sekolah untuk anak-anak usia dini yang belum ada. Sejak 2015 Sekolah TK At-Taqwa ini dibangun diatas lahan wakaf milik salah satu warga setempat.

Setelah diperoleh kesepakatan musyawarah dari berbagai pihak, akhirnya perlahan-lahan unit sekolah dibangun tahap demi tahap dan saat itulah mulai ditempati untuk kegiatan belajar mengajar dan sampai saat ini memiliki peserta didik sebanyak 28 siswa.

“Alhamdulillah, sejak 2015 lalu secara resmi sudah kami gunakan untuk kegiatan belajar mengajar, sambil menunggu pengembangan pembangunan sekolah seiring berjalannya waktu ,”pungkas Yanti ketika dihubungi pihak Tanmia.

Sebelum erupsi Gunung Semeru terjadi pada 4 desember 2021 silam, sekolah ini berfungsi sebagai sekolah dan area bermain anak-anak saja. Namun saat ini bermanfaat serbaguna, bisa berfungsi menjadi pos pengungsian yang membantu para korban erupsi sampai masa recovery usai. Alhamdulillah.

Ali Azmi
Relawan Tanmia

Ramadhan Berbagi Kebahagiaan, Antarkan Paket Wakaf Buku Pendidikan di Pedalaman Lembor NTT

Wakaf buku paket pendidikan Tanmia Foundation tiba di Lembor Manggarai Barat Flores NTT tepatnya di Watulendo lokasi sekolah MI Jabal Nur kala hari puasa Ramadhan baru berjalan pada hari ke-6 Jum’at ( 8 April 2022).

Riuh bahagia itu tiba-tiba pecah membuncah ditengah-tengah ruang kelas dimana anak-anak sedang asyiknya belajar di sekolah. Hari yang seketika itu suasana sekolah sejenak melupakan rasa haus dan lapar saat panasnya hari-hari Ramadhan mereka datang belajar ke Sekolah.
Ini adalah suasana hari dimana riang sukacita menghapus rasa kecewa setelah sekolah harus sekian waktu tutup kala pandemi berlangsung beberapa waktu tahun terakhir.

Datangnya buku paket pendidikan telah menumbuhkan semangat anak-anak untuk datang kembali duduk belajar di bangku sekolah kesayangannya. Sebanyak 34 karton yang berisi ratusan eksemplar buku paket kurikulum 2013 ini dibagikan ke beberapa sekolah yang berada di wilayah pelosok Kecamatan Lembor yang sudah dilakukan assessment sebelumnya. Berikut diantara sekolahnya : 1. MI Jabal Nur Watulendo, 2. MI An-Nuur Buruk Poco Rutang 3. MI Nurul Huda Copa Siru dan 4. SDN Siru.

“Alhamdulillah, bantuan buku paket ini sangat bermanfaat bagi kami. Dan inilah kondisi kami di sekolah, butuh perjuangan yang banyak untuk menghadirkan 1 buku, 1 pulpen, 1 pencil, 1 penghapus dan penggaris apalagi buku paket untuk panduan murid dan guru untuk mengajar sesuatu yang sangat bermanfaat dan besar nilai harganya”, jelas pak Guru Rusman yang sehari-hari mengajar di MI Nurul Huda Copa di lokasi.

Rusman juga menambahkan bahwa, SDN Siru dan MI Nurul Huda Copa adalah lokasi sekolah terjauh yang menerima distribusi paket wakaf buku pendidikan yang sampai saat ini hanya bisa dijangkau dengan kendaraan roda dua maupun jalan kaki. Dan lingkungan sekitar sekolah sementara ini belum tersentuh oleh jaringan listrik, sehingga malam hari banyak anak-anak kami belajar di rumah menggunakan lampu pelita.

“Untuk ke sekolah kami bisa ditempuh dengan jarak perjalanan 1 jam lewat dari ibukota kecamatan Lembor atau 3 jam dari ibukota Labuan Bajo ke sekolah. Letaknya di perkampungan yang amat jauh dari kota dengan kondisi jalan hanya bisa menggunakan roda dua, namun ketika kondisi musim hujan akan sulit sekali aksesnya. Sebagai pilihan satu-satunya untuk menuju kota kecamatan kami harus berjalan kaki hingga 2-3 jam perjalanan”, ungkap Rusman.

Misi program wakaf buku pendidikan Tanmia Foundation ke sekolah daerah pedalaman adalah salah satu solusi dan panggilan kepedulian untuk sekolah-sekolah dan lembaga penyelenggara pendidikan. Karena nyatanya sampai saat ini untuk daerah pedalaman buku teks menjadi salah satu faktor penentu suksesnya proses belajar mengajar di daerah-daerah yang saat ini masih terbatas dari beberapa akses terutamanya akses digital jaringan komunikasi dan jangkauan transportasi. Sehingga buku paket ajar menjadi prioritas utama dalam rangka suksesnya kegiatan pendidikan di pedalaman.

“Ketika melihat langsung proses kegiatan belajar mengajar anak-anak menggunakan buku-buku paket tersebut dan mengunjungi keadaan perpustakaan sekolah yang hanya sederhana ala kadarnya akan ada senyum, bahagia, haru bahkan sampai air mata harus menetes jatuh” tutur Mansur salah satu guru penggerak yang mengantarkan paket buku wakaf Tanmia.

Bergantungnya terhadap buku pegangan teks fisik di daerah pedalaman sangat dominan selama ini karena darisanalah kegiatan belajar-mengajar berlangsung. Apalagi dengan kondisi guru sangat terbatas dan jaraknya yang terlampau jauh, bahkan tidak bisa dipastikan setiap hari datang ke sekolah kehadirannya. Dengan kata lain, buku masih sangat berguna sebagai pendamping dan teman pengganti guru dalam menyampaikan materi kurikulum pada siswa peserta didik.

Tanmia Foundation yang juga concern dalam hal kaderisasi da’i ikut juga sumbangsih dalam menyiapkan tenaga dunia pendidikan dengan perjalanan yang berlika-liku ada banyak rintangan tetapi tidak membatasi semangat siapapun mereka untuk andil tergerak peduli terhadap pengembangan lembaga pendidikan terlebih sekolah anak-anak kaum muslimin di pedalaman. Kami tidak bisa berikan dukungan lebih, tetapi apa yang ada pada kami, itu yang bisa kami kasih.

Buku-buku paket ajar ini tidak banyak tetapi semoga bisa bantu mereka untuk belajar dan menggapai cita-cita, dan suatu hari nanti mereka yang akan menorehkan keberhasilan dengan membangun daerah mereka sendiri. Tidak ada keterlambatan dalam memulai sedari masih kecil, tetapi kesungguhan dan tekad yang kuat untuk terus belajar. Aamiin.

Syi’ar Ramadhan Dari Pelosok, Masjid At-Taqwa Simbol Sejarah Perjuangan

Bulan Ramadhan saatnya menjadi ajang berbagi kebaikan dan momentum kebahagiaan melalui berbagai cara. Salah satunya kajian jelang buka puasa dan berbagi membagikan menu berbuka puasa kepada sesama. Di Masjid At-Taqwa Dusun Gunung Tugel Desa Kalitengah  Kecamatan Purwanegara Banjarnegara Jateng, momentum Ramadhan tahun ini terbilang istimewa kendati dalam suasana syahdu sederhana dapat diadakanya kajian jelang berbuka puasa diiringi berbagi bingkisan kurma dan shalat tarawih di malam harinya.

Ada sebanyak 35 KK yang sudah mendiami dusun ini turun temurun, baru sejak 2014 masjid At-Taqwa ini dibangun, tak tanggung-tanggung masyarakat harus rela berjuang bergotong royong untuk memecahkan dan meratakan gunung batu selama 6 bulan lamanya dengan tenaga pecah manual tangan tanpa bantuan sarana alat berat sedikitpun.

Belum berhenti disitu, swadaya masyarakat setempat pun harus dikuras dengan terus bahu membahu membangunya dengan segenap tenaga dan air mata.

Ikhtiar kesungguhan demi membangun Masjid sebagai tempat mulia akhirnya berbuah hasil, gunung batu pun rata dengan tanah dan kini berdiri kokoh masjid yang bertahun-tahun sebelumnya dinantikan. Setidak-tidaknya dengan ukuran 10 x 10 meter Masjid dapat dimanfaatkan seluas-luasnya untuk kegiatan ibadah masyarakat.

Inisiatif pembangunan masjid yang dibangun sejak tahun 2014 itu sekaligus menjadi tempat dimana anak-anak TPQ Al-Qomar 3 kerap menghabiskan waktunya untuk belajar mengaji. Puluhan anak-anak mengaji menjadi bagian pemandangan yang indah diseberang gunung batu yang merupakan daerah perbukitan terjal dikawasan pertambangan batu yang sudah berjalan puluhan tahun lamanya.

Dalam kesempatan bahagia Safari Ramadhan Pesantren Al-Itqan tiba di Masjid At-Taqwa Dusun Gunung Tugel dengan lika-liku perjalanan yang cukup menantang. Medan lokasi yang dituju memang cukup terjal sehingga cukup menyulitkan. Sepanjang perjalanan yang disuguhkan kanan kirinya jurang terjal perbukitan dan tidak sesekali saja harus turun kendaraan karena jalanan yang curam juga harus bergantian mengalah karena berpapasan.

Ditempat inilah kafilah da’i Ramadhan Pesantren Al-Itqan ditempatkan sebagai da’i Ramadhan selama hampir sebulan penuh masa tugasnya.
Rasa penasaran dan keinginan untuk menyapa berbagi di saat momentum Ramadhan seolah menggerakkan keinginan terus melangkah untuk mengadakan kajian jelang buka puasa sekaligus berbagi ala sederhana kadarnya dengan sebungkus kurma untuk masyarakat.

Kurma memang bukan sembarang menu berbuka tapi bisa jadi ini menjadi sesuatu yang masih jarang untuk di wilayah perkampungan apalagi pelosok yang jarang diketahui.

Dalam acara Safari tersebut, Ketua Forum Komunikasi Takmir Masjid Kalitengah, Pak Sarmun yang juga seorang guru ngaji menuturkan, bahagianya ketika Masjid ini berdiri dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam kegiatan ibadah.

“Masjid At-Taqwa ini adalah bukti berkah mengalirnya jariyah atas sumbangsih gotong royong masyarakat dan segenap donatur. Saat itu, hal yang mustahil untuk membangun masjid apalagi terkendala faktor ekonomi yang sulit dan medan lokasi yang berat” ujar Sarmun (Selasa 5 April Mei 2022).

“Jauh hari sebelum tiba Ramadhan, segenap masyarakat terharu bahagia mendengar kabar akan adanya pengajian dan buka bersama. Hal ini yang ditunggu-tunggu kunjungan pengajian Ustadz dari ibukota, padahal jauh-jauhnya tempat kampung kami yang sulit dijangkau masih ada yang perhatian untuk datang menjenguk keadaan kami. Ini adalah luapan perasaan bahagia orang tinggal di perkampungan di desa “, ujar Pak Sarmun seorang tokoh masyarakat setempat yang menyambut kedatangan rombongan pesantren.

Walhasil Alhamdulillah, lereng perbukitan batu pun berganti pemukiman. Termasuk gunung batu pun berubah menjadi tempat berdirinya Masjid At-Taqwa yang berukuran 10×10 M. Kondisi sumber air yang sulit pun kian melengkapi kondisi daerah tersebut dengan setumpuk kesulitan, kendati demikian warga setempat tetap mengusakan dengan menyambung saluran pipa mata air ala kadarnya sejauh 2 KM dari sumber mata air dusun tetangga terdekat. Biasanya untuk musim kemarau air akan susah dialirkan karena debit airnya sangat terbatas sehingga warga harus membawa jerigen atau ember demi menunggu antrian air di sumber mata airnya.

safari-ramadan

Safari Ramadhan Pesantren Al-Itqan Bersama Balai Dakwah Al-Qomar Banjarnegara

safari-ramadan

Jajaran Pimpinan Pesantren dan Kesantrian Pesantren Al-Itqan Kranggan Bekasi kembali melaksanakan Safari Dakwah Ramadhan 1443 H ke wilayah Banyumas Raya Jawa Tengah selama sepekan, terhitung sejak 2-5 Ramadhan. Salah satu daerah yang menjadi sasarannya adalah pelosok Dusun Gunung Tugel, Kalitengah Purwonegara Kabupaten Banjarnegara.

Ustadz Moh. Rofiq Hidayat, Lc selaku pimpinan Pesantren Al-Itqan menyebutkan pada tahun ini, safari dakwah Pesantren bekerja sama dengan Balai Dakwah Banjarnegara dalam program “Serambi Ramadhan” ( Semarak Ramadhan Dengan Berbagi ).

safari ramadan 2

Dua pekan jelang Ramadhan Pesantren Al-Itqan memang telah mengirimkan kafilah da’i untuk ditugaskan di pelosok perbatasan Banjarnegara-Kebumen tepatnya di TPQ Al-Qomar 3 Dusun Gunung Tugel dan TPQ Al-Qomar 6 Lawang Awu yang keduanya berada di Desa Kalitengah, lokasinya cukup jauh dan terjal karena berada di daerah perbukitan kawasan pertambangan batu.

Setelah dilakukan beberapa tahap persiapan dan pembekalan, rombongan tim Pesantren Al-Itqan tiba di Balai Dakwah Banjarnegara sejak Senin sore terhitung sejak 2 Ramadhan ( 4 April 2022 ).

Rangkaian kegiatan dimulai dengan kegiatan Seminar Parenting Al-Qur’an “Dahsyatnya Guru Ngaji Anak Usia Dini” oleh pemateri Ust Rofiq Hidayat Lc, di Aula Gedung Al-Qomar Center. Acara yang dibuka langsung oleh Ust Junianto selaku pembina Balai Dakwah Banjarnegara disambut hangat oleh puluhan peserta tamu undangan dan tokoh masyarakat hari itu hingga usai acara, Selasa ( 5 April 2022 ).

“Alhamdulillah, bersyukur atas Rahmat Allah kegiatan Serambi Ramadhan Balai Dakwah Al-Qomar Banjarnegara dapat terlaksana dengan diselenggarakannya acara spesial parenting untuk upgrading para guru ngaji di sekitar Banjarnegara melalui momentum kampung ramadhan”, terang Ust Junianto dalam muqaddimahnya.

Selain itu, Balai Dakwah Banjarnegara dalam cakupan wilayah dakwahnya memang menjangkau daerah-daerah dusun perkampungan pelosok salah satunya, Desa Kalitengah daerah terjal perbukitan yang merupakan daerah perbatasan antara Banjarnegara dan Kebumen. Jaraknya cukup jauh, sekitar 30 KM atau jarak tempuh 1 jam perjalanan dari pusat kota ke wilayah tersebut. Ada beberapa TPQ baik di Masjid dan Mushola di wilayah Kalitengah yang didirikan oleh Balai Dakwah untuk menjadi pusat wahana anak-anak dan masyarakat mengaji hingga saat ini. Hal ini sekaligus menjadi ladang amal jariyah bagi setiap para da’i yang akan datang ke wilayah tersebut untuk berbagi berkah keilmuannya.

Safari Ramadhan Pesantren ini beraneka ragam agenda kegiatan di dalamnya diantaranya, daurah pengajian, kajian jelang buka puasa bersama masyarakat, kultum dan shalat tarawih dan silaturahim tokoh masyarakat lainnya.

 

Sumur Wakaf Untuk Pesantren Al Hidayah Aceh Tamiang, Sarana Untuk Mandiri dan Berdaya

Pengasuh pesantren dan segenap santri Ponpes Al Hidayah Aceh Tamiang menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih atas berhasil selesainya pengeboran sumur wakaf dari Tanmia Foundation.

Atas selesainya pengeboran sumur yang berhasil menembus kedalaman 57 meter ini merupakan kabar baik karena kebutuhan konsumsi air bagi warga pesantren tercukupi karena ada tambahan pasokan debit air. Tambahan penampungan air sebanyak 5000 liter akan menjadi tambahn tampungan air untuk warga pesantren mulai dari santri dan para asatidzah.

“Hari ini semua warga pesantren termasuk saya meluapkan bahagia bersama rasa syukur kepada Allah atas kemurahanNya, juga atas kepeduliannya program wakaf sumur Tanmia Foundation terhadap Pesantren, kami” kata Ustadz Ikhbat Sa’id selaku mudir Ponpes Al Hidayah Aceh Tamiang, Sabtu (12/03/2022).

Ustadz Ikhbat mengungkapkan, saat ini dunia pesantren memang sangat membutuhkan sokongan dan dukungan dari semua pihak, karena ini menyangkut dengan pembangunan sarana dan prasarana pesantren untuk menghasilkan pelayanan kualitas yang lebih baik.

Pesantren Al Hidayah tepatnya berada di Dusun Kenanga Desa Sidodadi Kecamatan Kejuruan Muda memang sejak berdirinya tahun 2004-2005 Ponpes Al Hidayah mendedikasikan sebagai salah satu penyelenggara program pendidikan berbasis pesantren untuk mewujudkan kualitas pendidikan pesantren di wilayah Aceh Tamiang menjadi lebih baik, karena dengan pola pendidikan di pesantren akan mendidik generasi penerus bangsa yang berpegang teguh kepada kaedah ilmu syar’i dan akhlaq yang mulia mnenjadi pondasi prioritas utama.

“Di pesantren bukan hanya tempatnya belajar agama saja tapi menanamkan iman agar melahirkan akhlak yang unggul, jadi bukan hanya aspek intelektual saja yang dibangun,” jelas Ust Ikhbat .

Dengan adanya tambahan sarana sumur wakaf diharapkan para santri lebih bisa mandiri dan semua warga pesantren lebih solid giat mengikuti setiap program unggulan yang digulirkan pesantren kata Ust Ikhbat, adanya sumur wakaf ini adalah bagian menyediakan fasilitas pendukung tempat menuntut ilmu yang nyaman, kita berharap pendidikan di pesantren ke depan semakin maju dan berkembang. Nilai keikhlasan dalam mengiringi setiap mendidik anak-anak santri akan menjadi buah yang kelak akan dipanen selain tugas mengajarkan ilmu agama, juga mengajarkan ilmu-ilmu pengetahuan lainnya.

Adanya program tingkat SMP dan SMA di Ponpes Al Hidayah saat ini adalah salah satu kemajuan yang diraih pesantren dan atas peran Tgk Yakimin sebagai pemuka masyarakat yang dimasa awalnya mendukung berdirinya pesantren diatas lahan seluas 2 Ha dan berdirinya Masjid Pesantren Baitul Hidayah. Hingga sampai saat ini perkembangan pesantren cukup bagus dengan memiliki peserta didik sebanyak 350 santri dari tingkat SMP dan SMA.

Mulai saat ini roda perjalanan perkembangan santri dan pesantren bukan lagi dipandang remeh sebelah mata ditengah masyarakat karena sumbangsih nyata dalam rangka melahirkan suksesnya generasi anak bangsa satu demi satu diwujudkan. Pesantren mandiri untuk memberdayakan masyarakat.

Ali Azmi
Relawan tanmia

wakaf masjid

Wakaf Tenaga Surya, Saatnya Bangkit Membangun Ummat Dari Masjid An-Nur Nggoer Manggarai Barat, NTT

Masjid Annur

Masjid An-Nur Dusun Lo’ok Nggoer, Desa Golomori, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur mungkin masih terasa asing didengar ditengah masyarakat kita. Selain asing, untuk menjangkaunya tidak semudah perjalananya apalagi juga ditengah banyak orang mengira destinasi Labuan Bajo yang baru-baru ini moncer disulap menjadi kelas wisata premium nasional.

Untuk menuju masjid tersebut diperlukan naik kendaraan darat dari dermaga laut Labuan Bajo hampir 1 jam lebih dengan menembus jarak berkelok-kelok naik turun trans poros Pulau Flores sekitar 30 KM untuk sampai lokasi. Selain jauh, Masjid An-Nur Nggoer orang lebih sering menyebutnya belum juga teraliri listrik.

wakaf tenaga surya

Jama’ah masjid juga warga setempat sebenarnya sudah menanti-nantikan adanya aliran listrik PLN namun belum kunjung tiba masih dalam proses hingga saat ini. Diperkirakan sejumlah 50 KK yang sudah tinggal di perkampungan Nggoer ini berharap ada keajaiban datangnya cahaya di Masjid yang sudah berdiri sejak 1987 tersebut.

Sebagai sebuah langkah solusi sederhana Tanmia Foundation menyerahkan paket wakaf tenaga surya untuk Masjid An-Nur Nggoer
untuk membuat mereka nyaman beribadah sholat dan kegiatan mengaji pada Jum’at ( 11 Maret 2022 ).

Datangnya bulan suci Ramadhan yang sebentar lagi tiba pun akan terasa syahdu bahagia karena berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang masih gelap gulita.

Sarana paket wakaf tenaga Surya Tanmia Foundation ini adalah bagian program kepedulian akan perhatian untuk menjangkau dakwah di perkampungan pelosok terpencil yang masih terkendala masalah listrik.

wakaf-listrik

“Mereka saat ini sangat terkendala dengan masalah jalur listrik karena jauhnya. Sedangkan jarak dari kampung ke kota ada puluhan kilo. Pembukaan jalur dan pemasangan tiang listrik juga belum merata dan menjangkau daerah perkampungan Nggoer, makanya listrik sulit masuk. Alhamdulillah, dengan adanya tenaga Surya untuk Masjid An-Nur ini bisa menghapus rindu bertahun-tahun menanti datangnya cahaya bahagia terlebih lagi sebentar lagi Bulan Ramadhan,” ungkap Ust Hamidin, salah seorang da’i asli setempat, Jum’at (11/03/2022).

Usahanya untuk memakmurkan masjid tidak timggal diam menyerah begitu saja. Ia berupaya dengan mendatangi berbagai pihak yang sekiranya bisa membantu maupun memiliki program kepeduliaan lainya. Walhasil, atas ijin Allah Ust Hamidin mengungkapkan, di tahun 2022 ini jama’ah beserta masyarakat mendapatkan bantuan berupa fasilitas teknologi tenaga surya sebuah karunia yang tak ternilai rasa syukur bahagianya.


Berharap cita-cita dari ikhtiar atas usaha yang ada kegiatan beribadah di Masjid akan lebih makmur dengan teraliri listrik. Ustadz Hamidin juga menjelaskan, wasiat dari mendiang Bapak Mela sang muwakif yang sudah tiada beberapa tahun silam bahwa seterusnya masjid ini menjadi tempat utama yang paling penting pertama untuk merekatkan hubungan persaudaraan dan kemajuan masyarakat Nggoer sehingga terus meningkat dari waktu ke waktu.

Adanya kemudahan dengan fasilitas tenaga surya bukan untuk lalai dan lupa berpuas diri dengan suasana dusun yang mulai terang. Justru inilah saatnya momentum bangkit dan berkembang makmurnya masyarakat dan jamaah masjid An-Nur. Dari masjid, kita bangkit bangun kemajuan umat masyarakat. Bismillah.

Ali Azmi
Relawan tanmia

 

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku Termasuk orang-orang yang menyerah diri?”       (Q.S. Fushilat : 33)

Mailing form

    Kontak Kami

    Jl. Kranggan Wetan No.11, RT.1/RW.5, Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bks, Jawa Barat 17434

    0852-1510-0250

    info@tanmia.or.id

    × Ahlan, Selamat Datang!